Wednesday, March 24, 2010

To really love a woman
Let her hold you -
til ya know how she needs to be touched
You've gotta breathe her - really taste her
Til you can feel her in your blood
N' when you can see your unborn children in her eyes
You know you really love a woman


~ Bryan Adams ~


what a words... good job bro.


Readmore »»

Thursday, February 18, 2010

Filosofi Cermin

Sunday, February 14, 2010 at 9:13am

Cermin adalah salah satu benda yang sering digunakan untuk menunjukkan suatu peribahasa atau juga ungkapan dalam budaya manusia. Buruk rupa cermin dibelah, kita harus sering "bercermin", sikap merupakan "cerminan" hati dan lainnya.
Filosofi cermin yang diambil adalah sesuatu yang menunjuk pada diri kita sendiri, point to ourselves, karena pada hakekatnya begitulah fungsi cermin menampilkan bayangan diri kita agar kita dapat memperbaiki apa yang perlu diperbaiki, membangun apa yang perlu dibangun.

Cuman yang agak ganjel nih...
(bukan salah orbit loh) ada ungkapan, sikap orang lain terhadap kita adalah cerminan diri kita, ungkapan itu mematuhi hukum aksi reaksi, tarik menarik (attraction), melayani dan dilayani, tabur dan panen, dan ratusan dongeng lainnya ^.^ gw setuju dengan ungkapan itu kalo mo dihargai orang lain ya harus menghargai orang lain juga... begitulah salah satu implementasinya.

Tapi entah muncul dari jaman depresi atau dari ajaran agama non sesat terbitlah ungkapan2 yg secara garis besarnya berbunyi: berhenti mendengarkan orang lain, jadilah diri sendiri... enjoy your life (gw banget)... masa depan ada di tangan anda (tag line siapa nih) dll yang mungkin timbul karena friksi dalam hubungan antar manusia yg menyebabkan kita meragukan kredibilitas cermin (orang lain) itu sendiri. Conspiracy Sista Community yang sering nonton sinetron di SCTV pasti tahu betul hal ini layaknya adegan aktris yang menolong seorang anak tetapi si ibu malah melotot dan berbicara dalam hati "..dasar perempuan jalang dia pasti berusaha merebut hati suamiku... akan ku balas nanti" jeng jeng..hahahaaha.

Yup gw setuju cermin (orang lain) menunjukkan diri kita... gw juga setuju cermin (orang lain) bersifat subyektif, dipengaruhi oleh banyak faktor latar belakang... pendidikan, ekonomi, lingkungan, adat... sehingga pada akhirnya kita memilih cermin...ya kita akan memilih cermin yg paling bagus, baik dan menyenangkan diri kita. Jika itu yang terjadi akankah kita melihat diri kita sebenarnya dari cermin yang sudah kita pilih hasinya? ..jelas tidak...karena manusia melihat apa yg ingin dia lihat dan hanya mendengar apa yang ingin ia dengar sampai akhirnya ketika kamu bercermin maka kamu akan melihat sosok orang lain (horroorrr!!!) .

Ada cermin yang selalu mengatakan sebenar-benarnya diri kamu, ia dinamakan nurani. Kawan2 yang membaca pengetahuan religi modern mengatakan ia Tuhan yang berada dalam diri kita nyangkut dalam DNA.. entahlah. Setahu gw kalo ingin melihat diri sendiri sebenar-benarnya dan memperbaiki kesalahan... lihatlah cermin yang satu itu. Dia berada dekat sekali, tidak sampai sejengkal dari benda berdegup penanda hidup matinya manusia. Suara dan gambarnya selalu ada tetapi karena pahit yang ditampilkan, tak mau kita melihatnya. Ia tidak bisa goyah... percayalah sehebat apapun kamu berdebat ia tidak berubah...sejauh apapun kamu berpaling ia tidak akan pergi...setebal dan semahal apapun pakaian yang kamu kenakan...ia selalu dapat melihat ke dalam dirimu yang telanjang... pyuhh nurani memang menyebalkan... hahahahha.

Jadi percayalah kepada cermin nurani karena... walaupun kamu sudah menghabiskan waktu berjam-jam berdandan di depan cermin dan percaya kepadanya... berjalan keluar lalu mendengarkan cermin (orang lain) yang mengatakan "mas resletingnya lom dinaikin" dan percaya kepadanya jugaa... bisa saja yang terjadi kemudian adalah... komeng muncul dari balik pohon dan berteriak SPONTAN UHHUUUYYY!!!



hahahahha jadul bgt ^^,

Readmore »»

Hidup Gak Susah

Thursday, January 28, 2010 at 6:46am

kalo salah... minta maaf
kalo malu... g usah dipikirin
kalo kesel... tinggalin
kalo di marahin... biarin
kalo dijauhin... deketin
kalo pingin... lakuin
kalo g pingin... jangan lakuin

hidup gak susah...kalo orang lain susah karena kita gak susah maka ketidaksusahan kita diusahakan untuk meniadakan kesusahan orang lain.

gak usah susah...ini cuma teori.

Readmore »»

Monday, January 18, 2010

kita tidak begitu jauh tertinggal...lol

berdasar artikel berita di detiknews.com...

Senin, 18/01/2010 07:53 WIB
Fransiska Ari Wahyu - detikinet

'Bill Gates Jadi Bandit, Steve Jobs Main Bola'

Jakarta - Steve Jobs dan Bill Gates adalah dua tokoh terkenal di dunia teknologi. Namun, ternyata tidak semua orang tahu siapa mereka. Ada yang menyangka bahwa Steve Jobs nama seorang pemain sepakbola, sedangkan Bill Gates dikira seorang bandit era 60-an.

Ketidaktahuan ini terungkap dari sebuah survei yang digelar sebuah perusahaan konsultan bernama Lewis PR. Dalam penelitian ini, 1.000 orang di Inggris menjadi responden.

Hasilnya, 20% di antaranya mengaku tidak tahu siapa itu Steve Jobs. Ada yang menyangka bahwa CEO Apple ini adalah seorang pesepakbola. detikINET kutip dari Thenextweb, Senin (18/1/2010), 5% responden juga mengaku tidak tahu siapa Bill Gates.

Sejumlah orang menyangka pendiri Microsoft ini seorang komedian, bahkan yang lebih parah, ada yang mengira Bill Gates adalah seorang bandit yang terlibat dalam perampokan Great Train (perampokan besar-besaran di kereta api) pada era 60-an.

Nama tokoh lain yang asing di telinga sejumlah responden adalah Sir Tim Berners-Lee, sang pencipta world wide web (www). Lima persen responden mengira ia adalah astronot luar angkasa pertama.

Selain bertanya tentang tokoh-tokoh penting di dunia teknologi, survei ini juga menanyakan sejumlah istilah teknologi, seperti phising. Ada yang menebak bahwa phising adalah salah satu metode memancing orang Eskimo, sedangkan VHD (virtual hard disk) adalah nama penyakit menular seksual.

"Teknologi dan internet memainkan peran penting dalam kehidupan kita, namun ternyata masih ada orang yang tidak tahu sejumlah figur penting, gadget dan sejumlah aspek lainnya," ujar Eb Adeyeri, digital PR director Lewis PR.

"Ada kesenjangan digital di antara orang Inggris yang paham tentang arti penting teknologi dengan mereka yang tidak tertarik dengan hal-hal berbau teknologi," lanjut dia.

Oleh karena itu Adeyeri menilai bahwa orang yang berkecimpung di ranah teknologi perlu menularkan ilmunya kepada yang lain.


bangsa Indonesia masih punya kesempatan mengejar ketertinggalan pengetahuan...cayo! :D

source

Readmore »»

Wednesday, January 13, 2010

American are not stupid




Readmore »»